Menelusuri Napak Tilas Para Wali Jawa Tengah

Assalamu’alaikum sobat TMSI..

Pada kesempatan kali ini kami  akan menceritakan sedikit pengalaman saat berziaroh di makam para Wali yang ada di Jawa Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendoakan para Aulia yang telah berjasa menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Selain itu, kita bisa meneladani kisah para wali serta lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Tapi perlu diingat bahwa niat kita berdoa dan memohon hanya kepada Allah SWT. bukan memohon pada kuburan.

Pada hari Kamis, tanggal 28 Desember 2017 kami berangkat menuju Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diawali dengan absen, check in peserta dan pembagian perlengkapan selama ziarah seperti, kertas tahlil dan pin serta stiker di Masjid Syi’arul Islam. Kegiatan selanjunya adalah sambutan oleh Trio Angger selaku ketua umum TMSI yang dilanjukan oleh Bapak Ahmad Roni dan ditutup oleh Bapak Huda yang menjelaskan tata cara saat ziarah wali.

Perjalanan dimulai dari SMA Negeri 1 Srengat sekitar pukul 8.45 menuju Sunan Muria yang terletak di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Kami melewati banyak tempat yang memiliki pemandangan indah, kemudian kami masuk di Kabupaten Bojonegoro pada pukul 13.20. Karena telah masuk waktu dzuhur, kami merencanakan Sholat Dzuhur disini. Tapi karena keadaan yang kurang memungkinkan akhirnya kami melakukan Sholat dzhuhur jamak takhir dengan sholat ashar yang dilaksanakan di Masjid Al-Ma’shum di daerah Blora.
Mas-masnya Setelah Sholat

Seelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 jam, sampailah kami di Makam Sunan Muria pada pukul 19.42. Makam Sunan Muria berada di puncak bukit yang cukup tinggi yang disebut dengan Gunung Muria. Karena hal itulah kami melakukan perjalanan dengan menggunakan jasa ojek untuk mempersingkat waktu. Namun ada juga yang tidak naik ojek, tapi berjalan menaiki banyak anak tangga dan melewati ruko-ruko pedagang. Di sana kami juga melaksanakan sholat magrib yang di jamak takhir dengan sholat isya’.

Selanjutnya, kami melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Kudus atau Raden Ja’far Sodiq yang berada di daerah Kudus dan sampai pada pukul 23.49. Setelah selesai kami melanjutkan ke makam Sunan Kalijaga pada pukul 2.24 dini hari sampai pada pukul 3.8. Kami lumayan lama di sana, karena menunaikan sholat subuh, mandi serta sarapan.

Ayo Mbak Mas eksen semua....

Saat ke makam Raden Patah perjalanan sangat singkat hanya sekitar 8 menit, karena jarak yang lumayan dekat dengan makam Sunan Kalijaga. Kami berjalan kaki dari parkiran menuju makam karena jarak yang tidak terlalu jauh, tapi kami perlu menyeberang jalan raya untuk menuju ke sana, setelah itu kami melanjutkan ke makam Raden Santri, kami sampai pada pukul 11.51.Tidak lupa kami juga mampir ke toko oleh – oleh bakpia, karena saat itu hujan lebat, beberapa anak berlari menuju toko, tapi ada juga yang tetap berada di bis. Setelah selesai, kami melanjutkan pada tempat terakhir yaitu Sunan Bayat atau Pandanaran. Selanjutnya kami melakukan perjalanan pulang, dan tiba di SMA Negeri 1 Srengat pada pukul 04.15, karena masih sangat pagi, banyak yang belum di jemput, akhirnya kami menunggu di dekat pos satpam.

Dan syukur Alhamdulillah kami semua sampai rumah dengan selamat dan dalam keadaan sehat. Semoga untuk tahun berikutnya Ziaroh Wali bisa diadakan lagi dan perencanaannya bisa lebih baik lagi dari tahun ini. Sampai jumpa tahun depan di Ziaroh Wali 2019.

GALERI


 Req foto dari mbak listia kelas XI MIPA 1:v
Req foto from mbak listia kelas XI MIPA 1:v

Ciwi - ciwinya TMSI :v
Ciwi - ciwinya TMSI :v

fotonya nge - blur gpp yy, semoga tidak dengan kenangannya :))
fotonya nge - blur gpp yy, semoga tidak dengan kenangannya :))

Kesan dan Pesan
Kesan : Saya kira Agenda Ziaroh Wali tahun 2017 yang diprakarsai oleh TMSI ini sudah sangat baik dan benar. Dengan agenda semacam ini kita bisa menyelaraskan serta merefresh pemikiran,jiwa,hati, serta keyakinan tentang Islam yang hakikatnya selalu mengedepakan cita rasa Rahmatan lilalamin adalah murni benar dan dibenarkan sampai kapanpun. Tentu agenda semacam ini sangat positif   dan saya kira agenda semacam ini bisa terus dilanjutkan oleh TMSI di tahun-tahun berikutnya. Dan akhirnya , Saya kira semua akan berkata setuju bila saya mendeskripsikan Ziaroh Wali tahun 2017 dengan "Luar biasa, Hebat, Menyenangkan dan ngangenin". 😂  Jaya terus  TMSI, manfaat terus yaa !! 💪😂  *Nb : mohon tahun depan gratis ya !  Pesan : Mohon adek Panitia tegas sama jadwal yang sudah disepakati ya untuk kedepannya. Terus kalau ngasih informasi tentang perubahan jadwal acara atau apapun juga  mohon yang spesifik. Karenan jelas kalau ada apa-apa yang enggak mengenakan akan merugikan semuanya. Intinya setiap ada agenda kegiatan apapun mohon semua kemungkinan yang bisa saja terjadi dipertimbangan dan diberi catatan agarsannya tidak ada penyesalan diantara kita semua. Sudah cukup saya capek nulis.  Wassalamu'alaikum. -Wahyu Ridhany-

Kritik : jadwal tidak tersusun dengan baik dan teratur sehingga membuat peserta bingung. Saran: kekompakan dan tanggung jawab panitia harus ditingkatkan lagi. Karena koordinasi yang baik sangat dibutuhkan saat di lapangan. -tas-
Kritik : Jadwal ziarah kurang tertata rapi, banyak tempat yg tdk dikunjungi, pemberian waktu tiap lokasi kurang tegas sehingga molor sak kabehe. Saran : Ya bisa terstruktur rapi kepanitian n acaranya. Tanya yg lbih berpengalaman dan lakukan evaluasi.
Semoga di tahun berikutnya lebih baik lagi, terus untuk jadwalnya diatur yang serius. Pas waktu makan tolong di kasih tau waktunya kapan aja.
Kesan : Ziarah wali jateng kemarin keren dan seru, karena saat mau ke makam para wali saya selalu jalan kaki itu disebabkan saya menghemat uang dan menghindari naik ojek😅Pesan : Yang mengikuti kelompok saya jangan sampai kapok jalan kaki👌 Kritik : Jadwal acaranya tidak terpenuhi karena hujan dan jadi kurang hiburanSaran : Harap untuk diperhatikan dalam mengatur jadwal dan semoga ziarah wali selanjutnya bisa lebih baik, Aamiin🙏  -Hilmi Novan Eldyansyah-

Kesan pesannya : Seruuuu banget ziarah tahun ini. Adindanyaa KDIP :v

Itu dia beberapa kesan, pesan, kritik dan saran dari teman - teman. Semoga dengan adanya hal tersebut dapat menjadi wahana muhasabah bagi kita semua serta dapat meningkatkan kualitas  lebih baik untuk ziarah wali di tahun berikutnya. Sekian, wassalamualaikum :)



Baca Juga ARTIKEL:

Reporter By PTIK SMANGAT






0 Response to "Menelusuri Napak Tilas Para Wali Jawa Tengah"

Posting Komentar

Yuk belajar aktif dengan cara berkomentar dengan sopan dan relevan ^_^